Pengantar Ilmu Ekonomi Mikro
Nama : Putri Erlina
Nugraheni
NIM : 2019020133
Semester/Kelas : 2 / Manajemen B2
1. a) produksi adalah Proses mewujudkan suatu
produk baru atau transformasi dari bahan mentah menjadi barang jadi dan Pemberian Nilai Tambah
b) yang perlu di perhatikan dalam hal
industri
Ø Perencanaan
Produksi
Hal ini dilakukan dengan tujuan mengadakan persiapan
yang sistematis bagi proses produksi yang akan di jalankan. Adapun beberapa
unsur yang biasa di bahas saat tahapan perencanaan ini antara lain :
- Jenis
barang yang diproduksi
- Kualitas barang
- Jumlah barang
- Bahan baku
- Dan pengendalian produksi
Ø Pengendalian
Produksi
Tujuan dari pengendalian produksi adalah menyusun
proses kerja yang perlu dilakukan agar proses produksi dapat berjalan secara
efektif dan efisien. Adapun kegiatan yang dilakukan pada tahapan pengendalian
produksi antara lain
- Menyusun perencanaan kerja
- Membuat penjadwalan kerja
- Dan menentukan target pemasaran produk
Ø Pengawasan
Produksi
Setelah perencanaan dan proses kerja telah tersusun,
maka tahapan selanjutnya adalah melakukan pengawasan agar proses produksi yang
berjalan dapat memberikan hasil yang sesuai dengan apa yang diharapkan. Adapun
kegiatan yang dilakukan pada tahapan ini antara lain :
- Menetapkan kualitas
- Menetapkan standar barang atau jasa
- Memastikan pelaksanaan produksi tepat waktu
2. a) * Biaya Tetap
- Biaya
yang tidak terpengaruh oleh kuantitas output produksi
-
Biaya tetap per unit produksi cenderung menurun (ini digunakan untuk mengukur
skala ekonomi jangka panjang)
* Biaya variabel
- Biaya yang dipengaruhi oleh output produksi.
Hubungannya searah (korelasi positif)
- Biaya variabel per unit produksi cenderung
tetap (ini digunakan untuk mengukur skala ekonomi jangka panjang)
b) * Ragam biaya tetap seperti penyusutan alat,
pajak keseluruhan, Gaji pimpinan
* Ragam
biaya variabel contoh nya seperti biaya bahan baku, biaya bahan pelengkap,
biaya tenaga kerja, dan biaya lain - lain
3. a) berikut beberapa teori cara memperoleh laba:
Teori Pembuangan Resiko: jika resikoresiko
kerugian dapat dihindari.
•
Teori Friksi: Jika menang dalam mengambil kesempatan ketika friksi terjadi
•
Teori Monopoli: Jika memonopoli usaha.
•
Teori Inovasi: Jika inovasi lebih awal dibanding pesaingnya.
•
Teori Efisiensi: Jika efisien dalam operasionalnya.
•
Teori Kompensasi: jika mampu memuaskan konsumen, dan mempertahankan efisiensi.
b) produsen perlu memahami manajemen
pemasaran dalam upaya untuk memperolehlaba karena untuk mempertahankan hubungan
yang efektif dengan pelanggan, yang akan memungkinkan mereka untuk merencanakan
dan melaksanakan rencana pemasaran.
4. a) kenapa Produsen perlu memahami konsumsi
masyarakat? agar masyarakat bersedia memberli barang atau jasa perusahaan, sebelum
pemasaran dilakukan, manajer pemasaran terlebih dahulu harus mempengaruhi
konsumsi konsumen seperti mengapa dan bagaimana mereka bertingkah laku
demikian, dengan mempelajari konsumsi konsumen, menager akan mengetahui
kegiatan pemasaran yang tepat ataupun kesempatan baru yang berasal dari belum
terpenuhinya kebutuhan serta kemudian, mengidentifikasinya untuk mengadakan
segmentasi pasar.
b) konsumsi ialah suatu kegiatan yang
bertujuan mengurangi atau menghabiskan daya guna suatu benda, baik berupa barang
maupun jasa, untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan secara langsung. Konsumen
adalah setiap orang pemakai barang dan atau jasa yang tersedia dalam
masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun
makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan.
c) faktor yang menyebabkan terjadinya
konsumsi:
1. Tingkat Pendapatan Makin tinggi
tingkat pendapatan suatu rumah tangga, akan semakin tinggi tingkat konsumsinya.
2. Tingkat Harga Banyak sedikitnya
barang yang akan dikonsumsi sangat bergantung pada haga.
3. Sikap dan Gaya Hidup Sikap dan gaya
hidup seseorang sangat mempengaruhi tingkat konsumsi.
4. Adat istiadat juga dapat mempengaruhi
konsumsi. Misalnya, untuk upacata tradisional diperlukan barang-barang tertentu
5. Model Barang Model barang yang sedang
tren dapat mempengaruhi perilaku masyarakat dalam konsumsi.