Kamis, 16 Juli 2020

Pengantar Ilmu Ekonomi Mikro (Ujian Akhir Semester)


Pengantar Ilmu Ekonomi Mikro
Nama                          : Putri Erlina Nugraheni
NIM                            : 2019020133
Semester/Kelas          : 2 / Manajemen B2




1.        a) produksi adalah Proses mewujudkan suatu produk baru atau transformasi dari bahan  mentah menjadi barang jadi dan  Pemberian Nilai Tambah
              b) yang perlu di perhatikan dalam hal industri
Ø  Perencanaan Produksi
Hal ini dilakukan dengan tujuan mengadakan persiapan yang sistematis bagi proses produksi yang akan di jalankan. Adapun beberapa unsur yang biasa di bahas saat tahapan perencanaan ini antara lain :
 - Jenis barang yang diproduksi
- Kualitas barang
- Jumlah barang
- Bahan baku
- Dan pengendalian produksi
Ø  Pengendalian Produksi
Tujuan dari pengendalian produksi adalah menyusun proses kerja yang perlu dilakukan agar proses produksi dapat berjalan secara efektif dan efisien. Adapun kegiatan yang dilakukan pada tahapan pengendalian produksi antara lain
- Menyusun perencanaan kerja
- Membuat penjadwalan kerja
- Dan menentukan target pemasaran produk
Ø  Pengawasan Produksi
Setelah perencanaan dan proses kerja telah tersusun, maka tahapan selanjutnya adalah melakukan pengawasan agar proses produksi yang berjalan dapat memberikan hasil yang sesuai dengan apa yang diharapkan. Adapun kegiatan yang dilakukan pada tahapan ini antara lain :
- Menetapkan kualitas
- Menetapkan standar barang atau jasa
- Memastikan pelaksanaan produksi tepat waktu

2.  a) * Biaya Tetap
 -  Biaya yang tidak terpengaruh oleh kuantitas output produksi
- Biaya tetap per unit produksi cenderung menurun (ini digunakan untuk mengukur
  skala ekonomi jangka panjang)
        * Biaya variabel
-  Biaya yang dipengaruhi oleh output produksi. Hubungannya searah (korelasi positif)
-  Biaya variabel per unit produksi cenderung tetap (ini digunakan untuk mengukur skala ekonomi jangka panjang)
     b)      * Ragam biaya tetap seperti penyusutan alat, pajak keseluruhan, Gaji pimpinan
   * Ragam biaya variabel contoh nya seperti biaya bahan baku, biaya bahan pelengkap, biaya tenaga kerja, dan biaya lain - lain

3. a)  berikut beberapa teori cara memperoleh laba:
 • Teori Pembuangan Resiko: jika resikoresiko kerugian dapat dihindari.
• Teori Friksi: Jika menang dalam mengambil kesempatan ketika friksi terjadi
• Teori Monopoli: Jika memonopoli usaha.
• Teori Inovasi: Jika inovasi lebih awal dibanding pesaingnya.
• Teori Efisiensi: Jika efisien dalam operasionalnya.
• Teori Kompensasi: jika mampu memuaskan konsumen, dan mempertahankan efisiensi.
   b) produsen perlu memahami manajemen pemasaran dalam upaya untuk memperolehlaba karena untuk mempertahankan hubungan yang efektif dengan pelanggan, yang akan memungkinkan mereka untuk merencanakan dan melaksanakan rencana pemasaran.

4. a)  kenapa Produsen perlu memahami konsumsi masyarakat? agar masyarakat bersedia memberli barang atau jasa perusahaan, sebelum pemasaran dilakukan, manajer pemasaran terlebih dahulu harus mempengaruhi konsumsi konsumen seperti mengapa dan bagaimana mereka bertingkah laku demikian, dengan mempelajari konsumsi konsumen, menager akan mengetahui kegiatan pemasaran yang tepat ataupun kesempatan baru yang berasal dari belum terpenuhinya kebutuhan serta kemudian, mengidentifikasinya untuk mengadakan segmentasi pasar.
    b) konsumsi ialah suatu kegiatan yang bertujuan mengurangi atau menghabiskan daya guna suatu benda, baik berupa barang maupun jasa, untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan secara langsung. Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan.
  c) faktor yang menyebabkan terjadinya konsumsi:
      1. Tingkat Pendapatan Makin tinggi tingkat pendapatan suatu rumah tangga, akan semakin tinggi tingkat konsumsinya.
2. Tingkat Harga Banyak sedikitnya barang yang akan dikonsumsi sangat bergantung pada haga.
3. Sikap dan Gaya Hidup Sikap dan gaya hidup seseorang sangat mempengaruhi tingkat konsumsi.
4. Adat istiadat juga dapat mempengaruhi konsumsi. Misalnya, untuk upacata tradisional diperlukan barang-barang tertentu
5. Model Barang Model barang yang sedang tren dapat mempengaruhi perilaku masyarakat dalam konsumsi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar