Senin, 11 Januari 2021

Ujian Akhir Semester (Manajemen Operasional)

MAKALAH UJIAN AKHIR SEMESTER MANAJEMEN OPERASIONAL



DOSEN PENGAJAR:

Dr. Supawi Pawenang, SE, MM

 

DISUSUN OLEH :

Putri Erlina Nugraheni

(2019020133)

 

FAKULTAS EKONOMI MANAJEMEN

UNIVERSITAS ISLAM BATIK SURAKARTA

Jln. KH.AgusSalim No.10 Telp. 0271-714751 Surakarta 57147 2019/2020

 




Akuntansi biaya adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, serta penyajian biaya pembuatan dan penjualan produk atau jasa dengan cara-cara tertentu.

Akuntansi biaya merupakan salah satu bidang akuntansi yang diperuntukkan bagi proses pelacakan dan analisis terhadap biaya-biaya yang berhubungan dengan aktivitas suatu organisasi dalam prosesnya menghasilkan barang atau jasa.

Pencatatan biaya ini juga berisikan penafsiran terhadap metode penggolongan dan peringkasan yang dipakai dalam akuntansi biaya. Perlu diketahui bahwa metode atau pendekatan yang biasa digunakan dalam akuntansi biaya adalah pendekatan biaya standar (standard costing), biaya berdasarkan kegiatan (activity-based costing), serta biaya berdasarkan hasil (cost-volume profit/CVP).

Akuntansi Biaya Menurut Para Ahli

· Menurut Schaum

Akuntansi biaya adalah suatu prosedur untuk mencatat dan melaporkan hasil pengukuran dari biaya pembuatan barang atau jasa. Fungsi utamanya adalah melakukan akumulasi biaya untuk penilaian persediaan dan penentuan pendapatan.

· Rayburn

Akuntansi biaya adalah hal yang memiliki tujuan untuk mengidentifikasikan, mengukur, melaporkan, serta menganalisis segala unsur biaya baik merupakan biaya langsung ataupun tidak langsung yang berkaitan pada proses produksi dan pemasaran barang dan jasa yang diproduksi dalam sebuah perusahaan.

· Menurut Carter dan Usry

Akuntansi biaya adalah penghitungan biaya dengan tujuan untuk aktivitas perencanaan dan pengendalian, perbaikkan kualitas dan efisiensi, serta pembuatan keputusan yang bersifat rutin maupun strategis.

 

Pengertian Biaya pada Akuntansi Biaya

Secara luas, biaya bisa diartikan sebagai pengorbanan sumber ekonomis, yang diukur dalam satuan uang yang telah dipakai atau kemungkinan akan dipakai untuk mencapai tujuan tertentu. Sementara dalam aktivitas akuntansi biaya, biaya merupakan sumber daya maupun waktu yang terukur dalam satuan uang yang dikorbankan atau dipakai dalam usaha untuk memperoleh penghasilan atau keuntungan.

Saat biaya telah habis terpakai, maka sebutannya berubah menjadi ‘beban’ yang juga bisa disebut sebagai harga pokok pembuatan suatu barang atau jasa.

 

Tujuan Akuntansi Biaya

Akuntansi biaya bertujuan untuk menyediakan informasi biaya bagi kepentingan manajemen, agar mempermudah mereka dalam mengelola keuangan perusahaan. Berikut ini poin-poin tujuan akuntansi biaya yang harus Anda pahami:

· Mengendalikan biaya perusahaan, contohnya diawali dengan menentukan biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan produksi terhadap satuan produk maupun jasa.

· Menentukan harga pokok suatu produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan, dengan melihat ringkasan seluruh komponen biaya yang berhubungan dengan proses produksi yang juga menjadi biaya historis perusahaan. Akuntansi biaya merupakan dokumen yang valid lantaran proses perancangannya berlandaskan pada Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang masih berlaku.

· Menghasilkan informasi bagi manajemen sebagai dasar untuk merencanakan alokasi sumber daya untuk menghasilkan suatu barang atau jasa di kemudian hari.

Fungsi Akuntansi Biaya

1. Membuat harga produk menjadi kompetitif di pasaran, lantaran penentuan harga pokok telah diputuskan dengan pertimbangan biaya produksi yang terdapat pada akuntansi biaya.

2. Mengukur pengorbanan nilai masukan (modal) agar manajemen bisa melihat apakah usahanya mendapat profit atau tidak.

3. Mempermudah manajemen dalam mengambil keputusan rencana keuangan masa di masa berikutnya, karena informasi dalam akuntansi biaya dipercaya benar dan relevan.  Lantaran bisa membantu dalam hal pengambilan keputusan, maka laporan akuntansi biaya juga masuk dalam bagian akuntansi manajemen.

4. Selain untuk perencanaan, kegiatan ini juga dapat mejadi alat pengendalian keuangan perusahaan karena dengan adanya akuntansi biaya, manajemen dapat lebih mudah melakukan monitoring apakah terjadi selisih perhitungan atau tidak.

 

Manfaat Akuntansi Biaya

Akuntansi biaya dapat memenuhi kebutuhan internal manajemen perusahaan maupun pihak eksternal seperti investor, kreditur, dan lain sebagainya.

Penyajian catatan biaya untuk internal perusahaan bermanfaat untuk membantu manajemen perusahaan dalam menyusun rencana atau mengambil keputusan terkait keuangan. Mengingat rencana dan keputusan tersebut merupakan hal yang cukup krusial dan harus berdasarkan perhitungan yang jelas, sehingga dapat disesuaikan dengan keperluan manajemen.

Informasi dalam pencatatan dan analisa dalam akuntansi biaya juga bermanfaat bagi internal perusahaan untuk:

1. Perencanaan dan Pengendalian Laba. Akuntansi biaya menyediakan informasi atau data biaya masa lalu yang diperlukan untuk menyusun perencanaan, dan selanjutnya atas dasar perencanaan tersebut, biaya dapat dikendalikan dan akhirnya pengendalian dapat dipakai sebagai umpan balik untuk perbaikan di masa yang akan datang.

2. Pengambilan Keputusan oleh Manajemen.

3. Menghasilkan manfaat di masa depan.

4. Menyediakan informasi biaya bagi kepentingan manajemen guna membantu mereka dalam mengelola perusahaan atau bagiannya.

 

Objek Dalam Pencatatan Biaya

Objek biaya (cost object) atau tujuan biaya (cost objective) adalah suatu satuan atau aktivitas yang biayanya diakumulasi dan diukur dalam akuntansi biaya. Berikut adalah aktivitas yang dapat menjadi objek biaya:

–          Proses produksi

–          Pemasaran

–          Unit-unit kerja (departemen)

–          Kontrak atau proyek

–          Lini produk dan tujuan strategis

Nah, itu tadi ulasan mengenai akuntansi biaya. Sekarang Anda sudah tahu kan bahwa keberadaan akuntansi biaya sangat penting untuk kelangsungan dan penentuan masa depan strategi suatu bisnis. Lantaran kegiatan tersebut dapat menunjukkan nilai riil dari penghitungan biaya produksi dan pemasaran suatu produk, yang terkadang menjadi mesin pendapatan utama suatu perusahaan, selain investasi.


1. Pengertian SIM dalam Organisasi

Sistem:
merupakan sekumpulan prosedur, tata kerja, metode, yang menghubungkan elemen-elemen yang ada dalam organisasi yang digunakan sebagai wahana tercapainya tujuan yang telah ditetapkan. Sistem memerlukan keseimbangan, kesamaan, kejelasan prosedur, dan pengimplementasian.

Informasi:
data yang diperlukan untuk memahamkan pengetahuan seseorang atau kelompok.

Manajemen:
ilmu atau seni untuk merencanakan, mengorganisasikan, mengaplikasikan, dan mengendalikan sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan

 

2. Organisasi harus memiliki

Suatu sistem pemanajemenan informasi yang ada dalam lingkup suatu organisasi. 

Sekumpulan tata kerja, prosedur, dan metode yang digunakan untuk mengintegrasikan informasi yang ada dalam suatu manajemen, yang mempunyai asumsi-asumsi keseimbangan, kesamaan, kejelasan prosedur, yang terorganisir untuk mencapai tujuan.

 

3. Organisasi yang baik

Berlangsungnya kejelasan prosedur

Berlangsungnya keseimbangan

Berlangsungnya kesepadanan

Berlangsungnya keadilan

Tercapainya tujuan dengan efektif dan efisien

Tingginya tingkat penerimaan dan ketaatan

 

4. Ruang lingkung organisasi

Manajemen sumber daya manusia

Manajemen pemasaran

Manajemen Keuangan

Manajemen operasional

 

5. Organisasi SDA

Informasi yang ada dalam SDM meliputi:
- rekruitmen
- seleksi
- pelatihan dan pengembangan
- penempatan
- analisis jabatan
- penggajian
- pemberhentian

 

 

 


Forecasting

Bisa diterapkan untuk:
- Product
- Interest rates
- Market Share
- Price

Memerlukan:
- Forecasting Methods

 

1. Model kuantitatif

Perlu memperhatikan:

Gambar dan data yang relevan

Seleksi bentuk umum dari suatu fungsi

Mengestimasi parameter-parameter dari fungsi

Mengevaluasi kualitas model

Menyeleksi dan menerapkan model terbaik

 

2 model kualitatif

Diterapkan ketika:

Data sedikit/tidak ada sama sekali

Lingkungan tidak stabil

Horison waktu lebih lama dari 5 tahun

Bentuknya:
- group averaging
- group census
- delphi

 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar